Keluarnya New Megapro dalam jajaran keluarga Honda membawa angin segar tersendiri, terutama buat segmen sport Honda yang beberapa tahun ke belakang terlihat monoton :D Kehadiran New Megapro sebagai penerus sekaligus pengganti Honda Megapro generasi sebelumnya terbukti memiliki “taring” sebagai salah satu tonggak penjualan PT.AHM. Penilaian konsumen terhadap sebuah produk mungkin bisa digambarkan dari angka penjualan produk tersebut. Bila dibandingkan dengan pendahulunya, seri terbaru ini membukukaan angka yang lebih baik :D bahkan kini sanggup bertarung head-to-head dengan rival sekelasnya yang berbeda merk. Itu artinya,secara garis besar penilaian konsumen terhadap penerus Honda megapro ini semakin membaik :)

Namun terlepas dari itu semua (karena kita, konsumen, tentu aja ga ngobrolin soal berapa angka penjualan, berapa prakiraan demand bulan depan,dll ga ngurusin lhaa :D PS : kalo om bagus mungkin iya ngurusin,xixixixi ) tentu ada beberapa poin buat kita,sebagai konsumen untuk memilih sebuah produk. Ada yang memilih berdasarkan desain,performa,durabilitas,ergonomi,aftersales dan sebagainya. Terkait soal performa, secara teori berdasarkan spesifikasi yang digelontorkan pabrikan untuk New Megapro (selanjutnya kita panggil NMP aja ya :D ) sudah mengalami kenaikan beberapa angka dibanding pendahulunya. Berdasarkan data yang di peroleh dari Page One thread Serba serbi Honda Megapro di Kaskus :D diperoleh spesifikasi power dan torsi sebagai berikut :D

Honda Megapro

Daya maksimum : 13,3 PS / 8.500 RPM
Torsi maksimum : 1,3 kgf.m / 6.000 RPM

Honda New Megapro (NMP)

Daya Maksimum : 13,8 PS / 8.500 rpm
Torsi Maksimum : 1,28 kgf.m / 6.500 rpm

dari spesifikasi pabrikan terlihat ada peningkatan daya maksimum dari megapro pendahulu nya yaitu sebesar 0,5 PS. meski demikian banyak rider/pengguna NMP masih kurang puas dengan performa standar motornya, seperti yang dialami bro Thomas Willy, seorang mahasiswa tingkat akhir yang juga Kaskuser penghuni thread megapro Kaskus dengan ID kaskus : willybj . Jangan tanya gw apa arti “bj” dibelakang nama willy nya ya :P mungkin…..hmmm…husssss..malah ngomongin orang :( kan selalu ada rahasia dibalik rahasia :D lho kok jadi sinetron,xixixi.

Oke, back to topik. berdasarkan test dengan menggunakan mesin dyno untuk kondisi motor standar ternyata diperoleh angka 12,7 dk atau jika di konversikan ke PS sebesar 12,8 PS. Hmmm…kok beda sama spek dari pabrikan yah..mungkin selama perjalanan dari pabrik sampe rumah konsumen kena sunat sana sini,xixixi ngawur :D

Peak point di 12,7 Horse Power

 

Dan untuk meningkatkan performa motornya, willy mendesain sebuah knalpot berbasis freeflow dengan ukuran pipa yang dia perhitungkan dan melakukan riset sendiri. wow :D

Terbukti setelah naik mesin dyno untuk yang berikutnya,setelah pengaplikasian knalpot tersebut, terjadi peningkatan performa yang (pada pengamatan kali ini) difokuskan pada peningkatan daya maksimum. Peningkatan yang terbilang cukup signifikan, yakni sebesar 1,1 HP, diperoleh “hanya” dengan penggunaan knalpot custom tersebut :D

Berikut hasil dyno setelah ganti knalpot custom :

 

Peak power di 13,86 HP, peningkatan sebesar 1,1 HP  :o

 

Ini dia sang ujung tombak peningkatan performa NMP willy :

ajibb :D

 

Penasaran sama “racikan bumbu” buat knalpotnya?

mampir yuk ah ke link dibawah ini,sekalian kita sharing dan diskusi :D

[Share Info] Serba Serbi Honda Megapro

NB : kalo mau posting harus punya ID kaskusnya dulu ya :D ditunggu kedatangannya :o

Seperti kita ketahui, motor Honda Megapro mengandalkan sirip-sirip pada mesin untuk melepas panas hasil kinerja mesin, sistem pendinginan seperti ini disebut air cooled. Sesuai namanya, air cooled mengandalkan pergerakan udara untuk melepas panas dari mesin.Pada kondisi mesin standar dan lalu lintas yang biasa mungkin penggunaan air cooled masih terbilang ideal, dimana mesin standar megapro memiliki tingkat kompresi yang cukup rendah yakni 9.0:1 yang artinya suhu mesin tidak terlalu tinggi dan masih dalam batas wajar serta relatif belum diperlukan sistem pendinginan tambahan seperti oil cooled maupun water cooled (radiator).

Akan tetapi, lain cerita buat megapro berkubikasi mesin 255cc milik bro tatacustoms.  Karena dirasa cukup perlu menggunakan sistem oil cooled, maka dibuatlah oil cooled system customs pada mesin megapro nya :D

berikut foto-foto pembuatan sistem pendingin oli nya tersebut :D

 

 

 

 

 

terpasang

 

 

 

 

 

Foto : tatacustoms

Setelah sukses mengadakan gathering pertama pada bulan September tahun lalu, pada tanggal 12 dan 13 Februari kemarin telah kembali sukses dilaksanakan Gathering dari member Thread : [share info] Serba Serbi Honda Megapro atau yang selanjutnya disebut megaproholic. Acara yang bernama Meg’s Day II (MD II), singkatan dari Megapro Day atau Megaproholic’s Day kali ini diadakan di indahnya lereng gunung patuha, Ciwidey, Jawa Barat. Setelah beberapa minggu sebelumnya megaproholic regional Bandung melakukan survey lokasi dan penginapan, akhirnya didapat penginapan di area perkebunan teh Rancabali, letaknya persis di sebrang Mesjid, di jalan menuju situ patengan. Lokasi penginapan yang berada di pinggir jalan memudahkan akses keluar masuk selama kegiatan. Sampai akhirnya dipilihlah lokasi ini sebagai tempat berteduh selama kegiatan Meg’s Day berlangsung.

Semula acara MD II ini direncanakan akan diadakan pertengahan 2011, namun karena salah satu dari saudara kita, om Yoga Ardi Nugroho a.k.a YoGreat a.k.a OmYow yang menjadi tuan rumah nan baik hati pada acara MD I akan bertolak ke US demi segelas susu murni dari tera patrick mengemban misi dinas di US sampai akhir 2011, maka acara MD II diusulkan untuk dimajukan pada awal 2011 dan dilaksanakan di Pangandaran, Jawa Barat, sebelum keberangkatan do’i ke US. Tapi ndilalah ternyata keberangkatannya ke US dimajukan sehingga situasinya ngga memungkinkan untuk mengikuti acara MD II ini. Maka akhirnya karena tidak nyaman mengadakan acara bila terasa diburu-buru waktu, maka kegiatan MD II diundur sampai bulan Februari, karena kadung mendapat respon positif dari member megaproholic’s yang udah ngga sabar pengen cepet-cepet MD II.

Mengusung persahabatan dan persaudaraan antara dua regional sebagai tuan rumah, yakni regional Bandung dan Jabodetabek, maka pada kegiatan MD II ini susunan kepanitiaannya pun diisi oleh member dari kedua regional tersebut. Dan demi memudahkan proses persiapan MD II yang bisa dibilang cukup mendesak,maka lokasi acara yang semula akan diadakan di Pangandaran, di pindahkan ke Ciwidey, Bandung.

Berikut adalah Field Report (FR) Megaproholic’s Day II yang dibuat di thread Kaskus (author : Nunoopratama) :

Alhamdulillah, pada tanggal 12-13 Februari 2011 yang lalu telah diadakan GATHERING Kedua Thread Serba Serbi Honda Megapro (Megaproholic’s Day – Meg’s Day 2) di Ciwidey, Kab. Bandung


berikut ini daftar peserta yang hadir meramaikan acara :

Regional jabodetabek:

ramelan
BAdGUyS
michael_anthony
nyarisgantenk
tusukgigi08
ius-david
willy
tante willy
YoGanda
Johnrechter
Tante John
Andrew73

Regional Semarang :
Hyozhoka
red_knight
ridho (temen red)
suwardi aka tua keladi
amec
tante amec
q_jenkz
risschie
JuztBlack

Regional Bandung :
nunoo
auxentz
friyana
sonbecks


Baris Atas (kiri ke kanan) : Willybj, Lisa Willy, Nunoo, auxentz, Ridho, Q_Jenkz, red_knight, Hyozhoka, YoGanda, juztblack,sonbecks, ramelan, ius_david, johnrechter, tante john, tante amec,amec, tusukgigi08

Baris Bawah (kiri ke kanan) : Andrew73, pak suwardi, risschie, BAdGUyS, Friyana, nyarisgantenk, michael_anthony

Susunan Kegiatan Megs Day 2011

Sabtu, 12 Februari 2011

12.45 Regrup Peserta MD II di Titik Kumpul (TiKum) @ Pangkalan Udara Sulaiman, Bandung
13.30 Berangkat ke Ciwidey, rombongan dibagi jadi 2 bagian
14.30 Tiba di penginapan ibu Yayah @ Rancabali, Ciwidey
14.30 Pengkondisian peserta
15.30 Makan mi instan + Istirahat, reg semarang langsung pada tepar :p
16.00 waktu bebas di penginapan, sebagian main gapleh sambil ketawa ketiwi ampe gigi kering, sebagian ngobrol2, dan sebagian tidur
18.30 Pembukaan Meg’s Day II oleh om ramelan
18.45 makan malam di penginapan
19.00 Sharing Ilmu, perkenalan semua peserta yang hadir, sembari menanti kedatangan Kloter II regional Jabodetabek
20.00 Reg Jabodetabek Kloter II tiba di penginapan, acara bebas
21.00 Acara malam (Api Unggun @ Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey) :

  • Satu per satu peserta MD 2 sharing pengalaman selama bergabung di megaproholic, banyak juga yang curhat & buka kartu, makanya api unggunnya dinamain : Api Unggun Kejujuran :hammer:
  • Acara puncak : Penyematan Pin MD II kepada perwakilan masing-masing regional : Jabodetabek diwakili om ramelan, Semarang diwakili om Hyo, dan Bandung diwakili Auxentz, penyematan dilakukan oleh perwakilan tuan rumah regional Bandung, om Friyana.

Selanjutnya pin dibagikan pada seluruh peserta MD II

00.30 Kembali ke penginapan, persiapan tidur
01.00 Sebagian besar peserta tidur, sebagian kecil ngobrol – ngobrol

Day I End

Minggu, 13 Februari 2011

06.00 Bangun Pagi
07.00 Sesi foto pagi di halaman penginapan (belom pada mandi udeh foto2 :hammer:)
07.45 Sarapan & Persiapan (mandi) sebelum berangkat ke Kawah putih
09.30 Berangkat ke Kawah Putih
10.00 Tiba di kawah putih, sesi foto2
11.30 kembali ke penginapan
12.15 Persiapan pulang, pulang dari penginapan
13.30 Tiba di Warung Makan Ampera Kopo, makan siang
15.00 Penutupan Acara MD II oleh Auxentz + sesi foto terakhir, dan dilanjutkan dengan momen paling sedih dari semua rangkaian acara, perpisahan.
15.30 Tiap regional kembali ke daerahnya masing-masing, Reg Jabodetabek diantar Auxentz n om Friyana sampe Karawang, sementara Reg Semarang Menuju Cibaduyut & Pulang, diantar Nunoo + Sonbecks s.d. Gerbang Tol Moh. Toha, Bandung

Day II End

Ucapan Terima Kasih

  • Tuhan YME, buat limpahan nikmat dan karunia Nya yang ga terhitung banyaknya
  • Kaskus, yang nyediain gubuk reyot tapi megah buat rumah megaproholic. Mimin,co-admin2,momod,pak hansip yg udah jagain n pindahin lapak kalo penuh
  • Seluruh peserta MD II yang hadir ke Bandung :
  • Regional Jabodetabek kloter I yang udah dateng on Time, kloter II yang tetep hadir di tengah kesibukan masing2,salut, 4 jempol untuk kalian.
  • Regional Semarang dengan perjuangan yang ga mudah untuk sampe di Bandung mulai dari pelek amec retak karena ngehajar lobang di pantura, sampe akhirnya ngelanjutin perjalanan dengan mobil, dan lalu ban mobil kembali menghajar lobang dan akhirnya pecah, tengah malem cari2 tukang ban, tapi sesudah itu semua tetep melanjutkan perjalanan ke Bandung, 4 jempol untuk kalian.
  • Regional Bandung yang udah menjadi tuan rumah yang baik, juga sukses membuktikan bahwa size doesn’t matter,  jumlah anggota yang hanya sedikit (4 orang yg aktif) tapi bisa kompak  ngadain MD II, mulai dari survey ke Ciwidey, plan kegiatan & anggaran MD II, meeting di cartil-moko,meeting di susu murni gasibu, & meeting yg ga terhitung di YM :p n bagi2 tugas untuk penjemputan dua regional yang jadi tamu di Bandung.
  • Panitia Kecil-kecilan MD II : Om ramelan yg udah jadi penasehat yg baik, sekaligus Humas n Jubir, om Bagus yg mau jadi bendahara untuk DP, Auxentz sang bendahara yg udah mau pusing2 ngatur keuangan MD II, om Defi sang RC n seksi Acara MD II, Nunoo seksi acara yg merangkap dokumentasi, Michael Anthony, seksi Dokumentasi MD II, sonbecks yang udah rela dateng malem2 demi nungguin rombongan kloter II reg jabodetabek
  • Om victor, om tatoms, om reptil,  sesepuh-sesepuh reg semarang yang meski berhalangan hadir tapi tetep ngasih support semangat buat MD II & reg semarang, sampe ada acara pelepasan dari semarang, yang bikin reg semarang tetep semangat berangkat ke Bandung
  • Ibu Yayah yang baik n ga marah rumahnya diacak2 buat acara MD II , gelas dipecahin, hordeng di jatohin :ngakaks
  • Om ajoe buat Pra – Touring nya :D
  • Om andiled, om killmat, om away, om Browing buat masukan-masukannya :D
  • Om TS (pro_rider) :kisss
  • Serta semua member KasKus Megaproholic yang belum berkesempatan hadir, semoga next time bisa kumpul bareng ya.
  • Semua pihak yang udah mensukseskan dan mensupport MD II yang ngga bisa disebutin satu per satu

Kami sadar acara MD II ini masih jauh dari sempurna dan banyak kekurangan di sana – sini, karenanya kami mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya :shakehand Semoga kita bisa mengambil sisi positif dan memperbaiki apa – apa yang masih kurang untuk event Meg’s Day selanjutnya.

Semoga dengan acara MD II ini bisa semakin mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan diantara kita

See you on next Meg’s Day

Viva Megaproholic’s

Foto – Foto MD II Bisa di akses di link ini :

MD2: Hari Pertama

MD2: Hari Kedua

Persiapan Masuk Kawah Putih

MD2: Persiapan Pulang

Reg. Jabodetabek Kloter 2

STANDAR KONVOI

Posted: February 4, 2011 in Uncategorized

ini adalah panduan sederhana tentang konvoi tapi lebih baik kita sebut sebagai penyeragaman atau standarisasi konvoi supaya ritme touring mudah dibentuk, terhindar dari kesan arogan dan tetap tidak mengganggu hak orang lain. yang paling penting dan perlu diingat adalah konvoi touring biker adalah bukan konvoi VVIP.
# motor dalam keadaan baik secara keseluruhan
# mental dan fisik biker maupun boncenger dalam keadaan fit secara keseluruhan
# patuhi semua standar SAFETY RIDER
# datang tepat waktu baik di start point ataupun di meeting point
# masuk dalam klotur (kelompok touring) yang telah ditentukan

TATA CARA PEMBERANGKATAN :

hal ini berlaku untuk setiap pemberangkatan baik dari start point dan setiap stop point (check point, emergency stop, dll) yang ditentukan oleh RC (road captain)
# RC memberikan tanda siap berangkat dengan menghidupkan mesin motornya dan
memposisikan motornya sebagai RC (terdepan)
# peserta mengikuti dengan membentuk barisan 1 (satu) kolom dan ditutup oleh Sp (sweeper)
# RC memberikan tanda akhir siap berangkat (lihat hand code) diikuti oleh peserta yang sudah siap
# Sp memberikan tanda konfirmasi siap berangkat kepada RC (lihat horn code)

TATA CARA KONVOI :

# dibagi dalam beberapa klotur dengan maksimum peserta 40 motor per klotur
# tidak membentuk garis lurus dengan motor didepannya
# posisikan motor lebih ke kanan atau ke kiri terhadap motor didepan
untuk memberikan jarak menghindar bila terjadi pengereman mendadak
# atur jarak aman sesuai kecepatan
# pastikan kecepatan tidak melebihi 80 kpj
# tidak melanggar lampu merah
# teruskan pesan hand code (kode tangan) dan foot code (kode kaki) kepada peserta dibelakang
# nyalakan lampu penerang jalan (lampu dekat)
# hidupkan lampu hazard (opsional)
# tidak menggunakan lampu strobo ataupun flip-flop
# tidak menggunakan sirine ataupun pengeras suara
# tidak membunyikan klakson terhadap hal yang tidak perlu atau sudah diwakili oleh RC
# tidak saling mendahului
# pendengaran tetap dominan terhadap kondisi sekitar
# usahakan selalu dan tetap tenang
# tidak meninggalkan peserta yang mengalami masalah (troble) dijalan

TATA CARA DI LAMPU LALU LINTAS (LALIN) ATAU DI PERSIMPANGAN :

# RC mengurangi kecepatan terutama saat lampu menyala kuning untuk menghindari putusnya konvoi
# tetap dalam konvoi kecuali ditentukan lain oleh RC
# tidak menerobos lampu merah sekalipun konvoi harus terputus

TATA CARA KONVOI TERPUTUS :

# Sp memberikan pesan horn code (kode klakson)
# RC mengurangi kecepatan
# setelah bebas dari hambatan, peserta yang terputus bersama Sp
mengejar konvoi dalam kecepatan aman max. 80 kpj
# setelah semua bergabung kembali Sp kembali memberikan horn code

TATA CARA MENGHALAU PENYUSUP :

# maksimalkan jarak motor dengan motor didepannya sesuai kecepatan
# berikan tanda dan berikan jalan untuk mendahului kepada calon dan penyusup
# Sp berusaha mengeluarkan penyusup dengan cara-cara yang baik


TATA CARA PESERTA MENGALAMI MASALAH :

# peserta berikan tanda darurat mohon berhenti jika memungkinkan
# RC memberhentikan konvoi
# Sp advice RC bila tidak mengetahui
# Sp atau salah satu peserta memberi tanda kepada klotur berikut
# tidak meninggalkan peserta dijalan dalam situasi apapun
# tidak meninggalkan peserta sendirian atau lebih baik lagi pending klotur

BILA TERJADI KECELAKAAN MINOR INJURED :

# Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya untuk tidak berhenti
# korban dirawat sementara
# bawa korban ke balai pengobatan terdekat bila perlu

BILA TERJADI KECELAKAAN MAJOR INJURED :

# parkir semua motor di lokasi aman (ditunggui salah satu peserta bila perlu)
# semua peserta mengamankan TKP dan atur lalin
# Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya
# evakuasi dipimpin langsung oleh RC
# RC broadcast berita dan
# wajib stop touring

BILA TERJADI MOGOK :

# klotur emergency stop
# ditangani oleh peserta yang mengerti
# RC cari bengkel terdekat bila tidak bisa ditangani peserta
# antar dan kawal motor ke bengkel terdekat

HAND CODE (KODE TANGAN)

# Tangan Kiri terkepal diatas helm dengan jempol menghadap kebawah:
Kode emergency dengan kendaraannya atau kondisi emergency lainnya. Wajib direspon petugas atau kawan dibelakangnya dengan klakson panjang.
# Tangan kiri/kanan direntangkan sudut 45 derajat disamping badan dengan posisi telapak menghadap kebelakang:
Ada handicap berupa orang/kendaraan berhenti di sisi kanan/kiri.
# Tangan Kiri/Kanan direntangkan sudut 45 derajat memberikan tanda jempol:
Kondisi sudah OK dan perjalanan bisa dilanjutkan.
# Tangan Kiri diangkat lurus keatas dengan jari telunjuk diacungkan (satu jari)
Barisan satu berbanjar kebelakang dengan posisi zig zag, dimulai dengan anggota terdepan dibelakang RC mengambil posisi sebelah kiri belakang RC, kedua di sebelah kanan belakang anggota pertama dan seterusnya dengan jarak lebar kira2 sebatas bahu kiri & kanan RC/anggota depannya.
# Tangan Kiri diangkat lurus keatas dengan jari telunjuk & jari tengah / jari telunjuk & jari kelingking (dua jari) diacungkan:
Barisan berbaris sejajar 2 berbanjar kebelakang. (khusus digunakan untuk konvoi dalam kota/kondisi jalan padat agar rombongan tidak terpencar serta pada saat masuk kesebuah lokasi)
# Tangan kiri diatas helm melakukan gerakan melingkar:
Rombongan berputar arah.
# Tangan kiri diangkat ditekuk sebatas kuping dengan telapak tangan mengepal:
Rombongan berhenti (lampu merah)
# Tangan kiri diangkat lurus keatas, diayunkan kedepan dengan telapak tangan terbuka:
Rombongan berjalan kembali.
# Tangan kiri diangkat lurus keatas, telapak tangan terbuka menghadap kekuping dan diayunkan keluar-kedalam:
Rombongan satu banjar kebelakang merapat satu baris dari posisi zig zag. Biasanya kode ini dilakukan pertama oleh RC bila rombongan akan menyusul kendaraan atau jalanan sempit/gang.
# ancungan jempol = salam brotherhood
# Tangan Kiri diangkat lurus keatas dengan lima jari = konvoi bubar untuk kembali bergabung setelah melewati rintangan (macet)
# menunjuk arah = siap-siap berbelok ke arah yang ditunjuk

FOOT KODE (KODE KAKI)

# turunkan kaki kiri = menunjukan adanya handicap/halangan dijalan berupa lubang atau con atau pembatas jalan dan lain2 yang berupa benda mati disebelah kiri.
# turunkan kaki kanan = menunjukan adanya handicap/halangan dijalan berupa lubang atau con atau pembatas jalan dan lain2 yang berupa benda mati disebelah kanan.
# turunkan kedua kali = menunjukan jalanan rusak, bergelombang, marka melintang, rel kereta api, polisi tidur atau genangan air.

HORN CODE (KODE KLAKSON)

# bunyi panjang = konfirmasi siap berangkat (hanya sweeper);
tanda klotur putus (hanya sweeper);
tanda konvoi sudah kembali komplit setelah terputus (hanya sweeper)
# bunyi pendek dua kali = salam brotherhood
# Kondisi Darurat : Bunyikan klakson panjang tanpa henti dan diikuti oleh kawan2 yang lain agar petugas bisa menghentikan rombongan.
# Warning: Bunyikan klakson 2x sebanyak 3 kali berturut2. Digunakan kala kendaraan kawan didepan ada kerusakan/tidak beres. Contoh, barang bawaan miring, bracket box patah, ban kempes dll.
# Stop and Go: Bunyikan klakson 3x sebanyak 2 kali dimulai dari barisan paling belakang dan disusul kawan didepannya sampai kepada RC, sebagai penanda rombongan akan berjalan dari kondisi berhenti.

Sumber : Tiger Kaskus (TiKus)

Pemakaian ban harus memperhatikan ukuran velgnya. Aplikasi harian nggak boleh sembarangan, karena jalanan yang dilewati bervariasi (berlubang, becek, berlumpur, tanjakan, tikungan, berpasir, hujan, dll.) ngga seperti kondisi jalanan di road race atau drag race.

Kombinasi ban dan velg yang ngga sesuai mengakibatkan ban meninggi atau melebar dari ukuran standar.

Jika tapak ban terlalu besar daripada tapak velg, ban cenderung meninggi dan lancip. Sehingga rawan melejit dari jepitan pinggir velg yang terlalu sempit. Hal ini terjadi jika memaksa memakai ban ukuran besar tanpa diikuti penggantian velg yang lebih lebar.

Jika tapak ban lebih kecil daripada tapak velg, ban akan melebar dan mengkotak. Akibatnya bibir ban ditarik paksa melewati batas agar menempel ke pinggir velg. Belum lagi suspensi motor terasa lebih keras karena fungsi ban meredam beban menurun. Contohnya, aplikasi ban drag di motor harian.

Ban lancip atau kotak sama ruginya. Jika lancip, saat jalan tegak, gigitan karet bundar ke aspal gak maksimal. Bahayanya di jalan gak rata, motor oleng. Saat menikung pun ban lancip tidak lebih baik. Sebab, tapak sampingnya yang besar bisa menipu kita. Rasanya ban masih menapak. Padahal, motor udah terlalu rebah. Kalo tidak disadari, tau-tau ngegelosor alias ngesot.

Ban kotak pun tak kurang ruginya. Kalau saat jalan tegak sih enak bener. Tapi, Giliran mau nikung, permukaan ban yang menempel di aspal minim. Jika maksa rebah, pasti langsung mencium tanah.
Sebaiknya naik turun lebar tapak ban jangan melebihi 1 tingkat. Misalkan velg depan 1,60×17 inci dengan ban standarnya 70/90-17 dapat diganti dengan ukuran ban 80/90-17 atau velg belakang 1,85x17inci dengan ban standarnya 80/90-17 dapat diganti dengan ban 90/90-17.

*UKURAN VELG | UKURAN BAN *

1.20 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = OK
1.40 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Kotak
1.60 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok
1.85 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok
2.15 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok
2.50 X 17″ | 2.00-17 ; 50/90-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Pas
1.40 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = OK
1.60 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Kotak
1.85 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Ngga Cocok
2.15 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Ngga Cocok
2.50 X 17″ | 2.25-17 ; 60/90-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = OK
1.40 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = Pas
1.60 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = OK
1.85 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = Kotak
2.15 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = Ngga Cocok
2.50 X 17″ | 2.50-17 ; 70/80-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = Bulat
1.40 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = OK
1.60 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = Pas
1.85 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = OK
2.15 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = Kotak
2.50 X 17″ | 2.75-17 ; 80/90-17 = Ngga Cocok

1.20 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = Bulat
1.60 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = OK
1.85 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = Pas
2.15 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = OK
2.50 X 17″ | 3.00-17 ; 90/80-17 = Kotak

1.20 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = Ngga Cocok
1.60 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = Bulat
1.85 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = OK
2.15 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = Pas
2.50 X 17″ | 3.50-17 ; 100/80-17 = OK

1.20 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Ngga Cocok
1.60 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Ngga Cocok
1.85 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Bulat
2.15 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = OK
2.50 X 17″ | 4.00-17 ; 110/80-17 = Pas

1.20 X 17″ | 120/70-17 = Ngga Cocok
1.40 X 17″ | 120/70-17 = Ngga Cocok
1.60 X 17″ | 120/70-17 = Ngga Cocok
1.85 X 17″ | 120/70-17 = Ngga Cocok
2.15 X 17″ | 120/70-17 = Bulat
2.50 X 17″ | 120/70-17 = OK

sumber : otomotifnet

Ban

Posted: February 4, 2011 in Uncategorized

*KEMBANGAN / PATTERN BAN *

Perhatikan baik-baik ban motor sekarang. Masing-masing tampil dengan pola kembangan alias pattern beragam. Umumnya desain kembangan bergaya semi balap. Jelas itu bukan sekadar pemanis, pola kembangan memiliki beberapa fungsi. Pertama, Aqua Planning Phenomenon (APP) alias fenomena ban mengapung. Sehingga, kembangan berguna untuk jalur membelah air. Kedua, melepas panas.Terakhir, sebagai fashion. Nah, APP itu dipengaruhi oleh pola
kembangan.

Setiap pabrikan ban mendesain kembangan yang berbeda, sesuai kebutuhan kendaraan. Misalnya, untuk jalan basah, kering, bergelombang dan kecepatan tinggi.

Penentuan jenis pattern pada kendaraan, didasari riset masing-masing pabrikan. Hal yang mendasari antara lain bobot, desain dan power, juga karakter kendaraan.

Beberapa produsen berbeda di soal penamaan pola kembangan.
Pabrikan Ban Federal membagi dua. Pertama, jenis konvensional atau campuran alias ngeblok. Kedua, jenis sporty yang ulir kembangnya lebih halus menyerupai ban balap road race. Karet bundar standar lebih bernuansa campuran. Pola ini untuk segala medan. Bisa kering, licin, bergelombang, dan kecepatan tinggi.
Sedang Pabrikan Ban IRC membagi dengan slick (kering) dan wet (basah). Pola kering ditandai dengan kembangan garis lurus tidak terlalu banyak. Sedangkan basah dengan pola kembangan lebih rapat.

Gimana jika ingin ganti ban baru?
Idealnya ikuti pattern orsinal pabrik. Tapi kalau mau beda, perhatikan jalan yang dilaluinya. Lebih dominan becek, pilih kembangan campuran. Seandainya jalan yang dilewati mulus, lebih enak pakai pattern sporty.

*HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT GANTI BAN *

- Pilih tukang tambal ban yang mempunyai alat pelindung bibir velg, minimal tukang tambal yang kita kenal, karena jika kita asal pilih tukang tambal ban, biasanya tukang tambal ban tidak hati-hati mengerjakannya. Akibatnya, bisa lecet bibir velg kena alat congkelnya.
- Sedikit oli atau air sabun dapat digunakan sebagai alat bantu memasukkan ban ke velg dan membantu gerakan mengembangnya ban pada saat diisi angin, sehingga ban mendekap rata dan sempurna pada bibir velg.
- Tekanan Angin. Isi angin sesuai anjuran pabrikan. Pada saat musim hujan, tekanan ini dapat diturunkan sekitar 5 psi, tujuannya agar cengkeraman ban ke aspal lebih maksimal. Tetapi apabila ban agak kempis terus dipakai di jalanan kering, konsekuensinya bensin agak boros. Apalagi kalau dipakai berboncengan efeknya cukup terasa. Paling enak sih tekanan normal saja. tekanan ban depan 28 – 30 psi lalu belakangnya 32-34 psi.
- Saat musim hujan disarankan memilih ban dengan kompon lembut. Karena karet yang soft memiliki daya cengkeram lebih maksimal. jadi, pas banget buat melibas jalanan basah. Tetapi konsekuensinya usia pakai tipe soft compound lebih pendek alias cepat habis. Kebalikan bila pilih kompon keras. Usia pakainya lama namun saat hujan terasa licin. Ingat! Keras di sini maksudnya bukan karena usia pakai lo.
- Jangan langsung tancap gas setelah kelar mengganti ban. Tekan beberapa kali rem agar tekanan minyak rem kembali normal. Karena biasanya ketika pasang kembali piringan ke kaliper, pelat kampas rem kena cungkil obeng untuk memudahkan pemasangan kembali piringan di kaliper. Ini berakibat tekanan minyak rem melemah saat kampas kena congkel.

*Beberapa Kemungkinan Ban Motor Habis tidak Merata*

1. Velg motor tidak balance. Jika motor menggunakan velg jari-jari (spoke), sebaiknya distel ulang. Namun bila sudah didapati keretakan atau tidak memungkinkan disetel ulang, sebaiknya ganti velg racing dengan yang baru demi keselamatan Anda.

2. Laher sudah oblak. Karena itu cek dengan teliti lahernya. Bila motor
menggunakan dua sokbreker, cek sokbreker kiri kanan. Bisa jadi volume olinya tidak sama, atau posisinya miring sebelah, atau mati sebelah.

3. Pemasangan ban belakang dan ban depan tidak lurus, namun jangan berpatokan pada strip, tapi patokannya pada kelurusan ban. Satu lagi, coba cek bushing swing arm. Bila sudah oblak segera ganti karena hal ini juga dapat mengakibatkan ban habis tidak merata.

4. Cara duduk Anda di motor. Duduk yang tidak memusat, atau duduk yang agak miring sebelah bisa jadi menjadi penyebabnya. karena tumpuan beban menjadi berat sebelah. Hal ini dapat pula terjadi bilamana pembonceng seringkali duduk terlalu ke kiri atau kanan.

*Cara menjaga dan merawat ban motor Anda:*

1. Memperhatikan tekanan ban pada tekanan ideal/sesuai buku petunjuk.
Karena: tekanan yang tidak seimbang mengakibatkan ban retak dan dapat merusak bagian pinggir ban (side wall) sehingga dapat mengakibatkan ban menjadi tidak kokoh dan jika digunakan dalam jangka waktu yang lama, pinggiran ban (side wall) dapat retak dan sobek.
2. Usahakan anda memilih jalan yang paling nyaman
Karena: terkikisnya sebuah ban disebabkan oleh permukaan jalan yang tidak merata, sehingga menyebabkan ban lebih cepat rusak.
3. Keawetan ban tergantung pada cara pengereman dan cara menarik gas
Karena: jika kendaraan sedang melaju dengan kecepatan tinggi pengereman yang baik adalah secara halus dan berbarengan dengan menggunakan kedua rem secara bersamaan dan cara penarikan gas juga jangan terlalu over disaat permulaan mau jalan dikarenakan traksi roda dengan jalan akan lebih cepat mengikis sebuah ban
4. Suku cadang yang berhubungan dengan keawetan ban motor adalah velg dan shock absorber.
Karena: jika shock absorber tidak baik dan velg tidak rata dampak yang akan terkena adalah terkikisnya ban menjadi tidak merata/bergelombang dan ketika disaat menikung permukaan ban tidak bisa mencengkram dengan baik. maka dari itu pun akan membahayakan si pengendara kendaraan tersebut
5. Saat memasang ban, pastikan ban tersebut terpasang secara vertical, garis list tepi ban harus keluar secara merata dan juga arah rotasi ban harus sesuai dengan arah alur ban, agar ban dapat sempurna melaju secara rata di jalan.

sumber: otomotifnet

set up karburator

Posted: February 4, 2011 in Uncategorized

SET UP KARBURATOR

Untuk bukaan gas dari kondisi tertutup hingga seperempat bukaan skep
Ganti pilot jet / idle jet untuk mengatur campuran
Setel ulang skrup udara untuk penyempurnaan aturan ( 1 ½ hingga 2 putaran keluar dari posisi menutup penuh)
Dari posisi seperempat bukaan hingga sepertiga bukaan gas
Setel posisi klip jarum skep
Ganti tipe jarum skep
Dari posisi sepertiga bukaan gas hingga bukaan penuh
Ganti ukuran main jet untuk menyetel campuran udara bahan-bakar
Ganti ukuran power jet (jika ada) untuk menyempurnakan campuran udara-bahan bakar
Bukaan gas separuh hingga bukaan gas penuh
Lakukan penyetelan campuran udara/bahan-bakar dengan penggantian mainjet, jarum skep, atau seting posisi klip jarum skep
Lakukan pengecekan (baca) hasil pembakaran untuk melihat apakah setelan sudah tepat atau belum

CATATAN SET UP:

Dasar penyetelan skrup campuran udara di karburator adalah putar hingga menutup penuh, lalu buka satu setengah putaran keluar. Jika mesin masih berjalan dalam kondisi terlalu basah atau kering coba sedikit setel ulang skrup campuran udara lebih membuka atau menutup. Jika hal ini tidak dapat terkoreksi dengan beberapa putaran, maka gantilah pilot jet nya.
Jika setelan terlalu basah antara bukaan gas posisi tertutup hingga terbuka separuh, dan tidak dapat dikoreksi dengan penyetelan skrup udara, maka ganti pilot jet ke ukuran lebih kecil.
Menjalankan mesin dalam kondisi terlalu basah (campuran kaya) akan menjadikan mesinmu tidak berlari pada kemampuan terbaiknya, menjalankan mesin dalam kondisi terlalu kering lebih berbahaya dan akan merusak komponen mesin seperti piston, liner dan kepala silinder. Sebaiknya ketika melakukan penyetelan karburator, lakukan dari kondisi campuran kaya dan lakukan setelan lebih rendah secara bertahap untuk menemukan setelan pas.
Lihat dan baca kondisi busi untuk mempelajari campuran yang dibutuhkan mesin.
Jika elektroda berwarna hitam, atau basah jelaga; kondisi mesin terlalu banyak bahan-bakar (campuran kaya). Bahan-bakar yang tak terbakar menyebabkan kerak mengendap di busi.
Busi kondisi kering dan berwarna keabu-abuan, atau bahkan putih kapur. Mesin berjalan dalam setelan yang terlalu kering, dan berbahaya bagi kondisi mesin. Pakai jet yang lebih besar untuk mendapatkan setelan yang lebih kaya.
Warna elektroda kecoklatan dan bersih, maka kamu sudah menemukan setelan terbaik yang dibutuhkan mesin.

Ketika melakukan penggantian main jet lebih besar akan mempengaruhi performa mesin mulai dari bukaan gas separuh hingga gas penuh (full throtle). Selalu lakukan penggantian satu-demi satu dan secara bertahap dan cermati perubahan yang terjadi pada performa mesin sebelum merubah faktor lainnya.

Jangan menjalankan mesin dalam kondisi campuran kering (miskin) dalam kondisi terlalu lama yang dapat mengakibatkan overheating (panas yang berlebihan) dan merusak komponen di dalam mesin.

Penyelesaian beberapa persoalan seting karburator.

Permasalahan

Saat stasioner RPM tidak stabil. Mesin berlari tersendat

Kondisi setelan : Campuran terlalu miskin

Metoda koreksi :
Putar setelan skrup udara searah jarum jam (menutup) untuk memperkaya campuran.
Ganti ukuran pilot jet ke angka yang lebih besar
Ganti jarum skep ke diameter lebih kecil atau bentuk lebih runcing untuk memperkaya campuran bahan-bakar.

Saat stasioner keluar asap hitam dari knalpot

Kondisi setelan : Terlalu basah

Metoda koreksi :
Putar keluar skrup setelan udara untuk memperbanyak campuran udara masuk
Ganti pilot jet ke nomor lebih kecil
Ganti jarum skep dengan model yang lebih gemuk

Ketika motor dijalankan akselerasi lemah

Kondisi setelan : Kering

Metoda koreksi : Ganti dengan ukuran mainjet lebih besar

Permasalahan : Ketika berakselari motor tersendat-sendat

Kondisi setelan : Basah

Metoda koreksi : Kecilkan ukuran mainjet

Pada posisi seperempat bukaan gas mesin ngambang dan RPM tidak dapat teriak

Kondisi setelan : Kering

Metoda koreksi :
Pakai dimensi jarum skep lebih kurus untuk memperkaya campuran bahan-bakar
Putar skrep setelan udara searah jarum jam untuk memperkaya campuran

Gas bukaan penuh, Kecepatan bertambah sangat pelan, mesin terasa datar, dan busi tampak basah kehitaman

Kondisi setelan : Terlalu Kaya

Metoda Koreksi :
Setel campuran dengan menggunakan main jet lebih kecil, terus check kondisi kepala busi hingga warna terkoreksi

Ok, sampai disini semoga bermanfaat dan membantu teman-teman dalam melakukan setup karburator sendiri.